Sabtu, 01 Februari 2014

Kelebihan Muatan, Kapal Feri Pengangkut 13 Motor Tenggelam di Mahakam



Kapal motor feri penyeberangan di Sungai Mahakam, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu (1/2/2014) sore tenggelam. Sebanyak 27 orang penumpang dilaporkan selamat namun muatan 13 unit motor ikut karam bersama kapal tersebut.

"Kapal feri penyeberangan di Sungai Mahakam itu berangkat menyeberang dari Tenggarong ke Tenggarong Seberang. Kurang dari 50 meter akan sampai di dermaga, kapal tiba-tiba kemasukan air dan tenggelam," kata Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Fajar Setiawan, ketika dikonfirmasi detikcom, Sabtu (1/2/2014).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara Darmansyah menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WITA sore ini. Kapal feri penyeberangan Nur Nadila itu mengangkut 25 orang penumpang ditambah 2 motoris dan ABK beserta 13 unit motor.

"Lokasi kejadian di Desa Perjiwa Kecamatan Tenggarong Seberang dan tenggelamnya diduga karena feri kelebihan muatan," kata Darmansyah.

Beruntung seluruh penumpang beserta motoris dan ABK berhasil menyelamatkan diri dari musibah tersebut. Namun belasan motor yang ikut tenggelam di Sungai Mahakam, tidak bisa diselamatkan.

"Tidak ada korban jiwa tapi seluruh motor berjumlah 13 unit semuanya tenggelam di Sungai Mahakam," ujar Darmansyah.

Kapal feri motor penyeberangan Sungai Mahakam menjadi primadona masyarakat yang ingin menyeberang dari Tenggarong, Kutai Kartanegara, menuju Tenggarong Seberang maupun sebaliknya, pasca ambruknya Jembatan Kutai Kartanegara, 26 November 2011 silam. Jalur penyeberangan sungai menjadi jalan terdekat bagi masyarakat di Tenggarong yang ingin bepergian ke Samarinda maupun sebaliknya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar